SEO paling KEREN

Mengungkap Fakta Terpendam

Global TV IF ikut terlibat dalam aksi bom Gereja Christ Cathedral di Serpong

http://sgstb.msn.com/i/5B/EBB286A99D065F791578ABE5D79.jpg

Apa motif kamerawan Global TV IF ikut terlibat dalam aksi bom Gereja Christ Cathedral di Serpong? Pihak polisi menyebutkan jika IF ditawari oleh perancang aksi teror P, liputan langsung di lokasi kejadian. “IF ditawarkan jasa peliputan disiarkan secara langsung,” kata Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Boy Rafli Amar saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (23/4/2011).

Menurut Boy, IF saat ini tengah menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut tentang keterlibatannya di jaringan tersebut. Informasi sementara, aksi tersebut akan diabadikan lalu dipublikasikan. “Bukan kegiatan internal tapi sifatnya keluar dipublikasikan,” sambungnya.

Mabes Polri menangkap seorang kamerawan stasiun televisi Global TV, IF, bersama 19 tersangka kasus bom buku dan bom Serpong, Tangerang, Banten, lainnya. Menurut Kabagpenum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar, peran IF adalah direkrut untuk merekam aksi teror yang direncanakan. IF ditangkap pada Jumat (22/4/2011), pagi, di Jakarta. Saat ini, IF sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dengan ditangkapnya IF, total ada 20 orang tersangka kasus terorisme yang diamankan oleh Polri sejak penggerebekan pada Kamis (21/4).

Bagaimana kedekatan antara perancang bom serpong, P, dengan kameramen Global TV, IF, pelan-pelan mulai terkuak. Ternyata IF pernah bertemu dengan P sebanyak dua kali. “IF diajak oleh P pernah melakukan pertemuan 2 kali, untuk menyampaikan aksi teror terkait rencana hari Jumat (22/4),” ujar Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Sabtu (23/4/2011).

Pertemuan itu bukanlah pertemuan biasa. P menyampaikan rencana aksi terornya kepada IF. P juga menawari IF menyiarkan secara langsung rencana bom di Gereja Christ Chatedral Serpong. “Bukan kegiatan internal, tapi sifatnya keluar dipublikasikan,” tegasnya.

Mabes Polri  menangkap seorang kamerawan stasiun televisi Global TV, IF, bersama 19 tersangka kasus bom buku dan bom Serpong, Tangerang, Banten, lainnya. Menurut Kabagpenum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar, peran IF adalah direkrut untuk merekam aksi teror yang direncanakan.

IF ditangkap pada Jumat (22/4/2011), pagi, di Jakarta. Saat ini, IF sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dengan ditangkapnya IF, total ada 20 orang tersangka kasus terorisme yang diamankan oleh Polri sejak penggerebekan pada Kamis (21/4/2011).

Tags: , , , , , , , , , ,

No Responses

Leave a Reply